Serial kehidupan di Jepang

my lil fam
Hanami 2019

Alhamdulillah telah terkumpul berbagai catatan berisi pengalaman-pengalaman selama hidup di Jepang. Pengalaman-pengalaman hidup ini boleh jadi ada kemiripan dan kecocokan dengan kehidupan dan tinggal di negara lain, terutama negara di kawasan Asia Timur seperti Korea Selatan. Bagi pembaca yang mungkin sedang merencanakan untuk tinggal dan menetap dalam jangka waktu cukup lama baik dalam rangka studi ataupun bekerja di salah satu dari negara tersebut, boleh jadi sangat membutuhkan informasi tersebut. Oleh karena itu, dalam catatan kali ini saya ringkaskan beberapa hal yang berkaitan dengan merancang kehidupan di Jepang. Selamat membaca.

Continue reading Serial kehidupan di Jepang

28 Oktober 2020: Maulid nabi dan sumpah pemuda

Merenungi kembali perjalanan hidup Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam (Sirah Nabawiyah), trus iseng-iseng bikin timeline ala saya. 😁 Mohon dikoreksi jika ada kesalahan. 🙏

Buku bertema Sirah Nabawiyah bagi saya adalah buku yang tidak membosankan untuk dibaca berulang-ulang. Selalu ada semangat yang muncul dalam diri dan muncul perspektif (sudut pandang) lain setelah membacanya. Kali ini dari sudut pandang pengembangan kapasitas diri (capacity building).

Continue reading “28 Oktober 2020: Maulid nabi dan sumpah pemuda”

Mari menjadi santri yang kontributif

p_20191022_1040301896920333630609907.jpg
Empat logo almamater
Sumber asal tulisan di sini dengan penyesuaian.
 
Empat almamater sekaligus destinasi perantauan. Destinasi perantauan pertama adalah Kuningan, trus ke Bandung, berlanjut ke Korea, dan sekarang di Jepang. Total 22 tahun  sudah menapaki jalur pendidikan yang tampak berbeda.
 
Enam tahun pertama bergelut dengan ilmu-ilmu syar’i, baik dari kitab ‘gundul’ maupun ‘gondrong’, dan dari kitab kuning maupun fotokopian. Berlanjut dengan belajar dasar-dasar ilmu alam di Bandung selama 4 tahun. Lanjut dengan mengasah kemampuan berfikir, menganalisa dan memberi kontribusi pada perkembangan dunia sains dan teknologi selama 10 tahun di 3 tempat berbeda, 2 diantaranya kampus dan satu lainnya perusahaan sebagai peneliti (2012-2014).
 
Walaupun terlihat non-linear dan tidak nyambung, tetapi Alhamdulillah ada banyak pengetahuan termasuk budaya bangsa, bahasa dan teman didapat. Bumi Allah mana lagi yang akan ditapak selanjutnya? Hmmm… まだ わからない,아직 모르겠어. Dimanapun itu dan apapun jadinya nanti, semoga tetap bisa memberikan kontribusi positif untuk umat manusia.
 
Wahai para Santri. Janganlah berkecil hati karena statusmu sekarang adalah santri. Karena sejarah mengatakan bahwa santri punya kontribusi riil pada kemerdekaan negeri. Maka ke depan santri pun harus memiliki kontribusi pada pembangunan negeri. Baik sektor pembangunan manusia, teknologi, ataupun politik dan ekonomi. Terlepas dari apapun status dan profesimu nanti.
 
Selamat hari santri.
 
 
 

Sampai titik ini: sebuah catatan perjalanan hidup empat tahun terakhir (2016-2020)

Ngoprek MacBook, Ubuntu, dan python

Prolog

Tulisan kali ini dalam rangka melengkapi tulisan tentang perjalanan hidup dalam dunia akademik, mencakup capaian-capaian dan tentunya yang tidak kalah berharganya adalah pelajaran hidup atau hikmah yang terkadung di dalam setiap jejak langkah. Adapun tulisan sebelumnya yang dimaksud adalah: Dua Setengah Tahun di HUFS, Menjadi peneliti di sebuah perusahaan di Korea Selatan, dan 39 bulan di Jepang. Sebetulnya dalam setiap detil episode kehidupan yang dilalui selalui ada hikmah. Tetapi tulisan kali ini hanya mengupas ujung dari setiap episode perjalanan karir akademik (study di luar negeri sekaligus kerja sebagai peneliti). Adapun hikmah-hikmah lainnya dapat dibaca pada tulisan-tulisan yang ada di bawah menu “My Life”.

***

Salah satu cara introspeksi atau muhasabah diri adalah dg menghitung besarnya nilai “delta” (Δ) antara tahun 2016 (awal ke Jepang) dengan sekarang tahun 2020. Sejauh ini yang sudah dipelajari meliputi: jaringan sel syaraf (neural network), lalu rekayasanya yg mencakup bidang kimia (sintesis material, seperti ligand-exchange reaction, inverse micelle, modified Brust-Schiffrin method), fisika (sifat fisis material), elektronika (rangkaian elektronik untuk uji piranti), matematika (permodelan), dan terakhir programming (labview untuk interface rangkaian elektronik dengan komputer dan python untuk pengolahan datanya).

Continue reading “Sampai titik ini: sebuah catatan perjalanan hidup empat tahun terakhir (2016-2020)”