Eid Adha (part 1)

15 November 2010, 17:21 Waktu Korea Selatan

Terdengar laptop mengumandangkan azan maghrib. Alhamdulillah tak terasa akhirnya tiba juga saatnya untuk berbuka. Setelah energi hampir habis karena digunakan sepenuhnya untuk pekerjaan otak baik menganalisis hasil eksperimen yang aneh, mempersiapkan file presentasi, juga mencari jurnal untuk kebutuhan riset. Dan pagi hari ini pun sempat berdiskusi panjang kali lebar sama dengan luas dengan sang professor mengenai hasil eksperimen yang aneh. Yah, data memang tidak berbohong. Amunisi pertama untuk menjelaskan fenomena atau mekanisme penumbuhan (growth mechanism) telah dinyatakan salah setelah hasil karakterisasi keluar. Memang di awal saya sudah menyiapkan 3 kemungkinan / amunisi untuk menjelaskan fenomena tersebut. Amunisi pertama adalah sebuah asumsi yang sangat mudah, tetapi sayang pada akhirnya saya harus membuang asumsi ini setelah hasil karakterisasi mengatakannya secara jujur bahwa asumsi saya salah. Maka, saya harus menggunakan amunisi kedua atau ketiga yang tentunya untuk membuktikannya bukanlah pekerjaan yang mudah. Dan inilah yang membuat saya bingung, dan juga sang professor bingung. Karena untuk dapat membuktikan asumsi ini butuh sebuah karakterisasi. Tetapi lagi-lagi, tidak mudah untuk mengkarakterisasi sample yang saya miliki mengingat ukurannya yang cukup kecil (orde mikron dan nano). Tentunya ini menguras sebagian energi saya. hmmmm…padahal sahur cuma pake mie yang energinya ga seberapa, tapi mikirnya yang beginian yang butuh energi besar ditambah juga energi untuk menghangatkan tubuh, mengingat musim dingin sudah tiba. Terjadi ketidakseimbangan energi di sini.

Azan maghrib ini pula menandai bergantinya hari dalam kalender hijriyah. Dan azan maghrib hari ini menjadi penanda bergantinya hari dari tanggal 9 Dzulhijjah ke tanggal 10 Dzulhijjah (berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh Korean Muslim Federation, KMF). Artinya malam ini adalah malam takbiran. Allahu akbar. Betapa senangnya hati ini ketika mendengar berita tersebut walaupun dalam suasa yang berbeda. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menikmati Eid Adha tahun ini walaupun jauh dari keluarga.

Suasana Eid Adha tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya saya bisa melaksanakan sholat Eid di KBRI, tapi tidak untuk tahun ini. Tahun lalu saya bisa berkumpul dengan rekan-rekan mahasiswa di KBRI mulai dari malam takbiran sampai selesai sholat Eid di KBRI karena jadwalnya ke SNU. Tapi tahun ini, Eid Adhan jatuh pada hari selasa untuk Korea. Dan selasa adalah jadwal saya ‘stay’ di HUFS. Sehingga saya memutuskan untuk melaksanakan sholat Eid di masjid terdekat, yaitu masjid Gwangju yang berjarak 30 menit perjalanan dari rumah saya.

Ada yang berbeda dari Eid Adha kali ini, yaitu saya takbiran di lab sambil mempersiapkan slide presentasi untuk besok. Di sini memang tidak libur untuk besok walaupun merupakan hari raya besar umat islam. Tapi tak mengapa, justru kondisi seperti inilah yang menjadi kenangan tersendiri bagi saya. Ya mungkin suatu saat bisa menjadi bahan cerita untuk anak nanti. hehehe.. 😀

Sedang asyik-asyiknya membuat slide presentasi, dapat saran dari kawan di FB untuk membuat desain yang unik di file presentasi saya. Wah, ide yang bagus. Sekalian promosi dikit. 😀 Dan akhirnya saya coba mendekorasi file presentasi saya dengan hiasan ketupat dan anyaman. Sebenarnya sih mau dikasih gambar onta, tapi setelah dipikir-pikir lebih baik tidak usah. Takut ditanya “Apa hubungannya gambar onta ama defect / imperfection di zat padat?”. wehehehe… :p Kalo cuma dekorasi anyaman ketupat kan bisa dijawab dengan mudah, “Oh ini salah satu jenis kerajinan tangan di Indonesia yang bisa mengenyangkan apalagi kalo ada teman-temannya seperti opor, rendang, dll. Ini ketupat (개투밭)”. Berikut adalah preview slide presentasi yang akan saya bawakan besok jam 15.30 WKS.

Sudut kanan atas = ketupat, garis hijau di tengah = anyaman dari janur hijau
Di pojok kanan atas masih tergantung ketupat

hmmm….perlu ditambah apa lagi ya?

 

Allahu akbar…Allahu akbar…Allahu akbar…La ilaha illallahu wallahu akbar…Allahu akbar walillahil hamdu…

 

Yongin, Korea Selatan

Saat suhu di luar ruangan -3 derajat celcius

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s