Jumat yang berkesan

Jum’at, 24 Desember 2010

Hari ini adalah hari yang sangat berkesan. Walaupun cuaca sangat dingin (suhu di luar ruangan sekitar -17 derajat), namun ada hal yang membuat diri ini kembali termotivasi. Kali ini motivasi itu datang dari seorang khatib yang membawakan khutbah jum’at di SNU. Khutbah kali ini dibawakan oleh seorang brother dari Yaman. Ya, inilah oleh-oleh sholat jum’at di SNU. Dengan meminjam sebuah ruangan kelas yang kemudian kami sulap menjadi sebuah mushola kecil, dengan hanya beberapa lembar karpet dan sajadah, kami, muslim di SNU bisa melaksanakan salah satu kewajiban sholat Jum’at berjama’ah di kampus walaupun dengan fasilitas yang terbatas (dibandingkan dengan pelaksanaan sholat jumat di masjid pada umumnya).

Pada khutbah jum’at yang pertama, khotib menyampaikan pesan mengenai pentingnya sebuah waktu dalam kehidupan seorang muslim. Beliau menyampaikan banyak hal yang pada akhirnya mengingatkan diri akan sebuah suasana Ramadhan di kampus Ganesha. Ya, dulu saya pernah menyampaikan materi serupa ketika masih menjadi mahasiswa S1 di kampus berlambang Gadjah Doedoek tersebut. Persis sekali dengan apa yang pernah saya sampaikan, dalil quran, dalil hadits, dan sebagainya. Saya sampaikan tema waktu ini di taman Ganesha waktu itu, di tengah-tengah para fisikawan muslim (maksudnya: teman-teman di MAIFI, Mahasiswa Islam Fisika ITB).

Sungguh merupakan sebuah pecutan bagi diri ini. Kenapa? Dulu saya yang mengingatkan teman-teman, namun beberapa tahun kemudian, tanpa disangka-sangka, saya diingatkan oleh seorang brother dari Yaman. Cukup mengena di hati. Karena seketika itu juga langsung terbayang, berapa banyak waktu yang telah terbuang sia-sia. Astaghfirullah…

Setelah selesai khutbah pertama, khotib duduk sebentar lalu berdiri kembali menyampaikan khutbah kedua. Pada khutbah kedua ini, pecutan yang ia bawa lebih keras dari khutbah pertama. Beliau memberikan sebuah analogi yang sangat bagus mengenai kehidupan seorang muslim dengan pekerjaan riset yang menjadi pekerjaan kami para mahasiswa sehari-hari. Masya Allah, luar biasa sekali. Suatu hal yang sempat terlupa.

Dan yang tidak kalah menariknya lagi adalah kisah tentang seorang Umar bin Khaththab R.A. Sekali lagi saya kagum dengan sahabat Rasul yang satu ini. Suatu hari anak Rasulullah yang bernama Ibrahim meninggal. Ketika jenazahnya diturunkan, Rasulullah berkata kepadanya “Nak, jika nanti kau ditanya oleh malaikat kubur, jawablah seperti ini, Allah tuhanku, Islam agamaku, dan Rasulullah adalah ayahku”. Mendengar ucapan Rasulullah ini, Umar yang berada di belakang Rasulullah terisak menangis. Kemudian Rasulullah bertanya, “mengapa engkau menangis?”. Umur menjawab, “wahai Rasulullah, anakmu itu masih kecil, belum baligh. Tetapi engkau sudah berpesan demikian kepada anakmu. Lalu bagaimana dengan kami yang seusia ini?”. Sejak saat itulah terjadi perubahan dalam diri Umar. Umar mempersiapkan dirinya agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kedua malaikat penjaga kubur. Dan tak lama ketika Umar sudah dikuburkan, Utsman bermimpi bertemu dengan Umar. Di dalam mimpinya tersebut, Utsman bertanya kepada Umar tentang apa yang malaikat tanyakan kepada dirinya. Di sinilah sebuah decakan kagum atas Umar kembali terucap. Bukan malaikat yang bertanya pada Umar mengenai 3 hal tersebut, tetapi Umarlah yang balik bertanya kepada kedua malaikat. Masya Allah…Tak terasa ada butiran bening meluncur tidak cukup deras dari mata. Ada rasa iri ingin bisa seperti para senior. Bisakah?

Dan akhirnya jumat kali ini ditutup dengan sebuah taujih rabbani yang sangat menggetarkan jiwa, Surat Al-Waqi’ah 86-96 di rakaat pertama dan di rakaat kedua dengan Al-Ashr. Apalagi teringat dengan bacaan Syaikh Mishari Rashid (untk surat Al-Waqi’ah) yang sangat emosional. Subhanallah…Semua memori tentang tafsir surat tersebut muncul seketika di dalam ingatan.  Allahu akbar…Benar-benar jum’at yang spesial buat diri pribadi. Dinginnya ruangan pun berubah menjadi kehangatan.

 

-Yongin-

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s