Pemetaan tema dalam Al-Quran

Pernahkah kita bertanya-tanya, sebenarnya apa sih yang dibicarakan Al-Quran? Kenapa susunannya tidak berdasarkan urutan turunnya wahyu? Kalau mushaf tidak disusun berdasarkan urutan turunnya wahyu, lalu kerangka besar al-Quran itu apa? Padahal, jika seandainya saja al-Quran itu disusun berdasarkan urutan turunnya wahyu, kita jadi lebih mudah memahami kontekstual ayat.

Atau mungkin pertanyaan lainnya, misalnya ketika sedang tilawah, kita merasakan bahwa seolah-olah ayatnya berulang, ada lafadz yang sama atau mirip. Bahkan ketika memurojaah hafalan quran, kadang terjadi lompatan dari surat yang yang ke surat yang lainnya disebabkan karena adanya kemiripan lafadz.

AlQuran bukanlah kitab sejarah, dalam arti disusun berdasarkan kronologis turunnya wahyu. Ia lebih dari sekedar kitab sejarah, ia juga lebih dari sekedar kitab sains (di dalamnya terdapat banyak fakta sains). Al-Quran adalah kitab wahyu yang mencakup segala hal. Oleh karenanya proses pembukuannya pun berdasarkan arahan langsung dari Allah swt (Tauqifi). Prof. Dr. Muhammad Mustafa Al-A’zami dalam bukunya “The History of the Quranic text” menyebutkan bahwa ada banyak riwayat menceritakan proses penulisan Al-Quran yang langsung dimentori oleh Rasulullah SAW. Jadi, Al-quran ini sudah mulai dibukukan ketika Rasulullah masih hidup dan Zaid bin Tsabit RA yang ketika itu menjadi juru tulisnya. Rasulullah memberikan arahan langsung kepada Zaid bin Tsabit RA untuk meletakkan potongan ayat tertentu setelah ayat yang lain dan seterusnya.

Posisi al-Quran sebagai kitab wahyu ini membuat banyak ulama tafsir mencoba menggali hikmah, isi bahkan tema masing-masing surat dalam Al-Quran. Beberapa mencoba mencari tema per-surat atau per-juz, seperti yang dilakukan oleh Amr Khalid dalam bukunya “Khawathir quraniyah” dan Kumpulan ulama tafsir yang menerbitkan mushaf “Al-Mukhtashar fii Tafsiir Al-Aquran Al-Kariim”. Keduanya memberikan tema (Ahdaf/maqashid) dari setiap surah dalam al-quran bahkan sekumpulan surat dalam al-quran (juz, dan sejenisnya).

Peta Quran

Diantara usaha-usaha para ulama tersebut, kita dapat membuat pemetaan tema al-quran menjadi seperti gambar di bawah ini. Jikalau kita pandang al-quran seperti sebuah buku yang memiliki daftar isi dan bab-bab, maka secara garis besar, mungkin seperti inilah ‘daftar isi’ Al-Quran. Ada 7 bagian:
Bagian 1. Muqaddimah (QS. Al-Fatihah)

Bagian 2. Manhaj Rabbani (QS. Al-Baqarah s.d QS. Al-Anfal)

Bagian 3. Alat / wasilah
Sub-bagian 3.1 Individu (QS. At-Taubah s.d QS. Al-Kahfi)
Sub-bagian 3.2 Dari manhaj (QS. Maryam s.d QS. Al-Furqon)
Sub-bagian 3.3 Aplikatif / implementasi (QS. Asy-Syuara s.d QS. As-Sajdah)

Bagian 4. Berserah diri
Sub-bagian 4.1 Berserah diri kepada Allah (QS. Al-Ahzab s.d QS. Shad)
Sub-bagian 4.2 Implementasi amaliyah (QS. Az-Zumar s.d QS. Ghafir)

Bagian 5. Hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari
Sub-bagian 5.1 Beberapa kewajiban dan tingkatan-tingkatan bagi umat yang Allah berikan tanggung jawab mengurus bumi (QS. Fushilat s.d QS. Al-Ahqaf)
Sub-bagian 5.2 Implementasi amaliyah (QS. Muhammad s.d QS. Al-Hujurat)

Bagian 6. Bertambahnya Keimanan
Sub bagian 6.1 Ikhtiar (QS. Qaf s.d QS. Al-Hadid)
Sub bagian 6.2 Al-Intima atau Afiliasi (QS. Al-Mujadilah s.d QS. At-Tahrim)
Sub bagian 6.3 Dakwah atau menyeru kepada Allah (QS. Al-Mulk s.d QS. Al-Mursalat)

Bagian 7. Penutup (Juz 30: QS. An-Naba s.d QS. An-Naas)

Di bulan Ramadhan ini, bulan dimana Allah SWT menurunkan Al-Quran sekaligus dari lauhul mahfudz ke langit dunia, kita berusaha untuk meningkatkan interaksi kita dengan al-Quran, salah satunya adalah dengan memperbanyak tilawah atau membacanya. Namun, sebenarnya, yang lebih dianjurkan adalah tidak berhenti pada sekedar aktivitas membaca, akan tetapi diiringi dengan mentadabburi maknanya. Pemetaan di atas mungkin dapat membantu kita menjadi lebih mudah dalam mentadabburi dan memahami isi al-Quran. Sehingga di akhir ramadhan nanti kita menjadi pribadi-pribadi yang lebih dekat dengan Allah melalui Kalam-Nya (La’allakum tattaquun).

Wallahu a’lam bishawab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s