Bahaya LGBT dari sudut pandang neuroscience

Screenshot_27

Pada tahun 1949, seorang peneliti berkebangsaan Kanada bernama Donald O. Hebb mengemukakan sebuah teori tentang mekanisme otak dalam memproses informasi, atau yang dikenal dengan Hebbian Theory. Beliau menjelaskan bahwa sifat kerja otak manusia itu mirip dengan plastik yang lentur/fleksibel. Itulah mengapa manusia mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat ia hidup salah satunya adalah manusia memiliki otak yang fleksibel. Atau dalam bidang neuroscience dikenal dengan istilah synaptic plasticity. Istilah ini atau bahkan istilah-istilah lainnya dalam dunia neuroscience menjadi lebih familiar semenjak menginjakkan kaki di negeri sakura ini. Karena memang bidang penelitian saya terkait dengan hal tersebut, nanomaterial & neuromorphic device.

Bidang riset saya ini ternyata sangat berkaitan erat dengan perilaku manusia dalam kehidupan sosialnya. Paling tidak, dengan pengetahuan ini, saya jadi tau bahwa pusat pengendali itu ada di kepala. Kalau rusak isi kepala, maka rusaklah manusia.

Screenshot_28

Nah, #TahsinKitakyushu malam ini dalam sesi #KajianQashashulQuran, kita mengkaji perilaku menyimpang yang pernah ada dan diceritakan oleh quran dalam banyak ayatnya, yaitu kisah kaum Nabi Luth AS dari 2 sudut pandang: Al-Quran dan Neuroscience. Bagaimana dahulu kaum Sodom pada awalnya menyimpang sampai kemudian datang azab dari Allah, tidaklah lepas dari adanya pembiaran penyimpangan sampai akhirnya membudaya. Dari sudut pandang Neuroscience, proses learning itu dimulai dari input yang terus menerus diberikan sehingga menjadi sebuah ingatan jangka pendek (short-term memory) sampai akhirnya menjadi ingatan jangka panjang (long-term memory). Bayangkan jika ada laki-laki yang mendatangi laki-laki lain dengan syahwatnya lalu dibiarkan tanpa ada yang memperingati bahwa perbuatan seperti itu salah dan menyimpang dari fitrah manusia, maka seorang manusia akan menganggap bahwa perbuatan seperti itu benar adanya. Maka wajar jika kemudian ia menjadi budaya saat itu. Sehingga, sangking membudayanya, bahkan ketika seorang Nabi diutus kepada mereka dan mereka menolaknya sehingga mengundang murka Allah SWT. Maka datanglah azab yang sangat mengerikan, dibalikkan bumi tempat mereka berpijak lalu dihujani dengan batu.

Kalaulah kita bandingkan dengan kisah Nabi yang lainnya, kaum-kaum selain kaum Nabi Luth ada yang diselamatkan Allah karena ada yang beriman di antara mereka. Sedangkan kaum Nabi Luth tidak ada yang diselamatkan satu orang pun. Hanya anggota keluarga Nabi Luth minus istrinya yang selamat. Artinya beliau dan anak-anaknya saja yang tidak dibinasakan. Istri Nabi Luth AS tidak selamat karena berkhianat, pro kepada kaum Sodom (At-Tahrim:10). Kenapa sampai segitunya? Mungkin karena perbuatan mereka sudah menyimpang jauh dari fitrah penciptaan manusia bahkan binatang sekalipun dan belum pernah dilakukan oleh kaum-kaum sebelum mereka.

Screenshot_29

Screenshot_30

Kalaulah kita mempertanyakan persoalan azab, mungkin azab zaman Nabi Luth dengan zaman now berbeda. Tetapi kalaulah berbeda, bukan berarti kita bisa meremehkannya. Azab tetaplah azab. Kalaulah kita mau cari tau sejarah ditemukannya HIV/AIDS, maka kita akan dapati bahwa pada awalnya di tahun 1981 ditemukan sebuah penyakit misterius pada 41 orang pelaku homoseksual. Inilah awal mulanya HIV/AIDS. Dan yang lebih mengerikan lagi, data jumah infeksi baru HIV di Indonesia dari tahun 2011-2016 paling banyak melonjak dari perilaku LGBT ini. Ini mengerikan.

Screenshot_31

Oleh karenanya perlu langkah-langkah preventif agar perilaku menyimpang ini tidak membudaya. Salah satunya melalui lingkar terkecil dari masyarakat, yaitu keluarga dan lebih luasnya lagi tentu melalui institusi negara. Karena negara memilki tanggung jawab terhadap keselamatan (dari wabah HIV) warganya.

#TahsinKitakyushu
#KajianQashashulQuran

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s