Spring Equinox, penanda awal musim semi

Hari ini tanggal 21 Maret. Di Jepang, hari ini masuk kategori tanggal merah atau libur nasional, kecuali mereka yang menggunakan kalender fotokopian di lab nya, mereka tidak akan mendapati bahwa hari ini tanggal merah. Atau yang sedang dikejar-kejar deadline, pasti akan mengabaikan tanggal merah. Hehehe….๐Ÿ˜

Tanggal 21 Maret disebut juga spring equinox atau vernal equinox. Equinox ini terjadi karena gerak revolusi bumi terhadap matahati. Fenomena equinox ini menandakan pergantian musim atau awal musim semi. Adapun pergantian musim dari semi ke panas dan gugur ke dingin juga disebabkan karena revolusi bumi, namun dengan istilah yang lain yaitu solstice. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penyebab bergantinya musim adalah gerak revolusi bumi terhadap matahari. Namun, dengan satu asumsi dasar, yang itu buminya berbentuk bulat. Kalau bentuknya datar, saya ga tau bagaimana teori pergantian musimnya. Hehehe…๐Ÿ™ˆ

Emang apa istimewanya equinox ini?
Hmmm…apa ya? Yang jelas saat terjadi equinox ini durasi malam dan siang sama pangjangnya (equal).

Kenapa kok bisa begitu?
Ya karena pada tanggal itu sumbu rotasi bumi tidak sedang dalam keadaan miring menjauhi (tilted away) atau mendekati (tilted toward) matahari. Sumbu rotasinya tegak. Sehingga matahari melintasi equator langit bumi. Makanya durasi siang dan malamnya jadi sama.

Trus kalo udah sama, kenapa?
Ya jadi penanda terjadi pergantian musim, dari musim dingin ke musim semi, musim dimana bunga-bunga bermekaran. Tunggu aja dalam beberapa hari ke depan timeline FB akan rame dengan postingan foto bareng bunga. Ini bukan bunga nama orang lho ya atau bunga nama samaran apalagi bunga bank, tapi ini bunga beneran, bunga sungguhan.

Kalau di Indonesia apa dampaknya?
Indonesia terletak pada equator, tentu ada efeknya tapi efek yang dirasakan tidak sebanyak di negara-negara sub tropis. Ya efeknya paling suhu sedikit meningkat, tapi peningkatan suhu tidak selalu disebabkan karena equinox lho ya.

Kalau di Jepang ada apa?
Kalau di Jepang ada libur, dan sebentar lagi ada hanami (่Šฑ่ฆ‹). Hana (่Šฑ) artinya bunga, mi berasal dari kanji melihat (่ฆ‹). Hanami = melihat bunga. Biasanya mereka pergi ke taman sambil membawa perbekalan dan tikar, lalu duduk di bawah pohon sakura yang sedang mekar-mekarnya sambil menikmati hidangan. Kadang ada panggung hiburan juga di taman itu untuk memeriahkan acara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s