Tadabbur Al-Baqarah

2019-05-17-09-58-147020867815025686983.jpg

Tulisan awal di sini. Sebelumnya saya sudah pernah menuliskan tentang tadabbur beberapa surat lainnya, seperti surat Al-Fatihah dan salah satu ayatnya, surat Al-Kahfi, surat Al-Hujurat dan juz 13.

Kali ini saya ingin menuliskan tadabbur isi kandungan surat terpanjang dalam Al-Quran, yaitu surat Al-Baqarah. Mumpung masih dalam suasana Ramadhan, bulan diturunkannya Al-Quran dan juga sambil menunggu revisian ketiga dari sensei. Catatan ini sekaligus dapat menjadi sarana untuk memuroja’ah hafalan atau memudahkan mereka yang sedang menghafalnya dengan memahami isi dari surat tersebut.

Titik awal dari pembuatan bagan ini adalah saat membaca “mushaf al-mukhtashar fii tafsiir al-quran al-kariim” karangan para ulama tafsir (jama’ah min ‘ulama at-tafsiir). Mushafnya bisa diunduh di sini (mushaf no. 8). Mushaf yang di dalamnya dipaparkan ringkasan tafsirnya. Selain ringkasan tafsir, ternyata mushaf ini juga memuat tema umum yang menggambarkan isi surat secara keseluruhan. Untuk surat Al-Baqarah, maqashid atau maksud atau tema besar dari surat Al-Baqarah adalah sebagai berikut (kurang lebih artinya): menyiapkan umat manusia untuk menjadi pemimpin (memimpin) di muka bumi.

Setelah membaca itu muncullah pertanyaan, kok bisa kesimpulannya seperti itu? Emang isinya apa saja? Akhirnya buka-buka lagi catatan-catatan lama tentang surat Al-baqarah. Dulu memang pernah diajar tafsir surat ini menggunakan tafsir jalalain dan shafwatuttafasir milik Muhammad Ali Ash-shabuni, tapi tidak pernah dimention tentang tema kepemimpinan di dalamnya.

Dan ternyata setelah saya tuliskan dalam bentuk bagan seperti ini, barulah terlihat secara global isi surat tersebut. Tampak jelas pada bagian pertama (juz 1) dari surat ini berbicara model kepemimpinan. Tetapi sebelumnya didahului oleh klasifikasi manusia menjadi mukmin, kafir, dan munafik. Dan tentunya jika dikaitkan dengan kepemimpinan, maka modal utama menjadi seorang pemimpin adalah iman. Ada itu iman dan mengapa iman menjadi modal untuk menjadi pemimpin? silakan baca tulisan saya di sini. Barulah setelah itu disebutkan ada 3 model kepemimpinan di sana, model Nabi Adam ‘alayhissalam yang ketika diperintahkan oleh Allah untuk menjauhi sebuah pohon, ternyata dilanggarnya dan akhirnya ditutup dengan pertaubatan. Pada model pertama ini ada ujian ketaatan, kepatuhan terhadap perintah Allah.

Model kedua adalah Bani Israil yang ketika mereka diperintahkan Allah melalui nabi-Nya untuk menyembelih sapi betina, mereka banyak bertanya dan cenderung membangkang (“sami’na wa ashayna”). Model ketiga adalah Nabi Ibrahim ‘alayhissalam yang ketika diperintahkan “aslim” (tunduk dan patuh), maka jawab beliau “aslamtu lirabbil ‘alamin”. Ada nuansa totalitas ketundukan dan kepatuhan kepada Rabb semesta alam, terlihat dari beberapa cuplikan kisah Nabi Ibrahim.

Selain itu pada bagian kedua (juz 2 dan 3) terdapat beberapa hukum / undang-undang yang menyangkut pembinaan diri, keluarga dan masyarakat seperti ibadah shaum, fiqih keluarga, dan yang berkaitan dengan kriminalitas (qishash), dll.

Setelah melihat ini semua, maka cukup beralasan para ulama berkesimpulan seperti itu. Dan jelaslah bagi kita bahwa tugas utama pemimpin di muka bumi ini pada hakikatnya adalah mengajak umat manusia untuk tunduk dan taat pada Allah. Ketaatan dan ketundukan itu perlu dilatih. Sarana latihannya diukur dari tingkat ketaatan kita terhadap hukum-hukum yang ditetapkan oleh Allah. Salah satunya yang disebutkan di dalam surat tersebut adalah shaum Ramadhan, seperti yang sedang kita jalani bersama, adalah sarana dari Allah untuk mengendalikan hawa nafsu kita. Setelah itu, barulah ketaatan terhadap hukum-hukum turunan dapat terbentuk, seperti misalnya yang paling simple adalah tidak membuang sampah sembarangan.

Wallahu a’lam bishawab

#Catatan12Ramadhan1440H
#TadabburQuran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s