Sistem bursa kerja di Jepang

job hunting seminar for intl student
Pengumuman Job Hunting Seminar dari kampus yang dikirim melalui email

Tulisan kali ini agak berbeda dengan tulisan sebelumnya tentang bekerja di Jepang yang melalui 4 jalur (cek di sini). Tulisan ini khusus bagi mereka yang menempuh pendidikan tinggi di Jepang, lalu setelah itu berniat mendapatkan kerja di Jepang juga. Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi ketika iseng mengikuti “Job hunting seminar” (seminar mencari kerja) yang difasilitasi oleh pihak kampus. Perlu diketahui pula bahwa saya belum pernah apply pekerjaan di Jepang secara langsung, hanya mengikuti seminarnya saja. Kenapa ga sekalian apply? hehehe… 😀 Kesibukan di lab yang ga memungkinkan untuk itu. Supervisor saya termasuk orang yang kibishi (ketat terhadap waktu dan aturan). Selain itu, pernah juga dikeluarkan larangan untuk mencari kerja pada hari dan jam kerja. Padahal kalo dipikir-pikir, mana ada perusahaan yang buka selain pada hari dan jam kerja. Artinya, anda dilarang cari kerja. Fokus aja riset dan jadi peneliti atau dosen. Mungkin itu pesan tersembunyi dari sensei. Oh iya, kita lanjutkan perbincangan mengenai bursa kerja di Jepang, kehidupan pasca-kampus untuk mahasiswa S2 dan S3. Ada beberapa hal yang berbeda dalam bursa kerja di Jepang dengan negara lain, apa itu? Selamat membaca. 🙂

  1. Perlu diketahui bahwa, setiap kampus di Jepang memiliki bagian yang bertugas menjadi penghubung antara mahasiswa (pencari kerja) dan perusahaan (penyedia lapangan pekerjaan). Sehingga memudahkan para mahasiswa agar ketika lulus dapat langsung bekerja tanpa ada jeda waktu menganggur.
  2. Walaupun ini diperuntukkan bagi mahasiswa asing, bahasa utama sebagai bahasa pengantar yang digunakan tetaplah menggunakan bahasa Jepang (lihat gambar di atas). Hal ini mengindikasikan bahwa setiap pendatang yang ingin bekerja di Jepang haruslah memiliki kemampuan setidaknya untuk berkomunikasi. Ini sudah menjadi aturan baku di Jepang bahkan di negara lain.
  3. Proses pencarian atau apply pekerjaan dilakukan 1 tahun sebelum lulus dari kampus. Oleh karena itu, begitu lulus tidak ada jeda waktu menganggur. Oleh karenanya tidak heran bagi mahasiswa S2 di kampus, walaupun belum lulus atau mendapatkan gelar master, statusnya sudah mendapatkan pekerjaan.
  4. Ada etika yang harus dipegang oleh para pelamar kerja, terutama pada pakaian dan tata krama. Laki-laki harus menggunakan suit lengkap dengan dasi, jas dan sepatu pantofelnya, begitu pula wanita.
  5. Proses pencarian atau apply biasanya dilakukan pada bulan April setiap tahunnya. Bulan April di Jepang merupakan bulan untuk melaporkan keuangan setahun sebelumnya (tutup buku) dan menetapkan budget setahun ke depan (budget year atau financial year). Bulan April juga merupakan semester pertama dalam hitungan tahun, sehingga mayoritas mahasiswa Jepang, daftar dan lulus dari sekolah atau kampus pada bulan April. Tidak terkecuali dengan dunia kerja.
  6. Adapun pengumuman diterima atau tidaknya ada pada bulan Oktober setiap tahunnya. Tetapi mayoritas pendaftar akan diterima. Kenapa? Karena saat ini Jepang sedang mengalami krisis demografi yang menyebabkan perusahaan-perusahaan di Jepang membutuhkan banyak tenaga kerja. Artinya daya serap industrinya tinggi. Bahkan kabar terakhir, sektor tenaga kerja asing melalui jalur magang pun dinaikkan kuotanya.
  7. Jika diterima, maka lama pengabdian di perusahaan tersebut minimal 10 tahun. Mereka tidak mau jika hanya dua tahun saja misalnya (short term) karena bagi perusahaan, biaya yang dikeluarkan untuk merekrut pekerja, tidaklah kecil dan itu tidak sebanding dengan bekerja selama 2 tahun.
  8. Jangan lupa untuk mengganti visa dari visa pelajar menjadi visa pekerja.
  9. Dan biasanya dalam dunia kerja di perusahaan Jepang, ada sistem rolling atau perputaran penempatan. Dan tidak menutup kemungkinan akan ada penempatan di luar propinsi atau bahkan di luar Jepang.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan dibaca brosur berikut ini.

P_20190322_135146[2]
Brosur yang dibagikan pada acara Job hunting seminar di kampus
P_20190322_135046[1]
Timeline aktifitas job hunting di Jepang
Bagaimana dengan besaran gaji?

Hmmm…Saya pernah ngobrol dengan teman lab yang juga orang asli Jepang mengenai gaji pekerja. Dia menjelaskan bahwa gaji pekerja lulusan S2 dan S3 memiliki standar yang berbeda. Untuk lulusan S2, besaran gaji awal ketika sudah mulai bekerja adalah sebesar 250.000-280.000 yen (belum dipotong pajak, asuransi, dana pensiun, dll). Adapun lulusan S3, bedanya tipis, yaitu sekitar 270.000-300.000 yen. Begitu katanya. Dan besaran gaji tersebut akan berangsur naik seiring dengan lama karir di perusahaan tersebut.  Perlu dicatat, bahwa nominal tersebut adalah untuk mereka yang berkarir di dunia industri. Adapun di dunia profesional lainnya seperti peneliti, post-doctoral dan profesor, berbeda. Dan sepanjang pengetahuan saya, gaji mereka sedikit di atas pekerja di dunia industri.

Bagaimana dengan besaran gaji lulusan S1?

Hmmm…Kalau tidak salah ingat, saya juga pernah bertanya kepada teman saya yang orang Jepang tadi, untuk lulusa S1 besarannya itu sekitar 150.000 yen. Maka tidak heran kalau orang Jepang biasanya punya target minimal sekolah sampai S2. Karena besaran gajinya jika dibandingkan dengan S1, cukup besar selisihnya. Dan oleh karena itulah, saat ini jarang mahasiswa Jepang yang ingin melanjutkan S3 karena melihat besaran gaji yang tidak terlalu jauh. Maka tidak heran pula, beberapa diantara mereka (sebagian kecil saja) yang ketika menempuh pendidikan S2, belajarnya kurang serius, karena di satu sisi sudah dapat pekerjaan, merasa masa depannya sudah terjamin. Jadi, buat apa terlalu serius kuliah. hehehe…kurang lebih seperti itulah sekilas pandangan mata di lab saya.

Bagaimana? Tertarik meniti karir di perusahaan Jepang di kehidupan pasca kampus? Silahkan ikuti prosedurnya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca serial kehidupan di Jepang lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s