Anak kembar

2019-12-10-15-42-274709121970043286265.jpg
Si kembar Haruka-chan dan Haruko-chan (双子:ハルカちゃんとハルコちゃん)

Prolog

Setiap waktu yang kita habiskan di alam dunia ini mengandung banyak sekali ‘ibrah atau pembelajaran. Termasuk di dalamnya setiap kegagalan yang kita alami atau keberhasilan dalam suatu kompetisi dan lain sebagainya, pastilah mengandung sebuah pelajaran berharga, atau bahkan dari sana kita tertarik mempelajari sesuatu. Sebagaimana yang saya alami saat menjalani kehidupan berkeluarga. Dulu di awal pernikahan, rasanya sulit sekali untuk mendapatkan amanah berupa anak. Dari sanalah saya mulai mempelajari banyak hal berkaitan dengan sistem reproduksi manusia. Apa masalah yang biasa dihadapi, faktor apa saja yang menyebabkan itu semua, dan lain-lain sampai akhirnya Allah menganugerahi amanah seorang anak walaupun lahir dalam keadaan mendadak / terpaksa (di luar prediksi namun tidak termasuk dalam katgeori premature) karena suatu hal. Setelah itu pun kehidupan tetap mengajarkan sesuatu kepada saya, seperti PPCM yang saya ceritakan di sini.

Dan selanjutnya, sampai akhirnya lahirlah anak kedua dan ketiga (kembar) dari rahim istri saya. Ini pun tidak lepas dari pelajaran di dalamnya. Karena dari sanalah saya mempelajari lagi bagaimana asal usul anak kembar itu. Walaupun kehamilan dan kelahiran kembar ini dapat dimasukkan dalam kategori di luar distribusi normal dalam statistika, tetapi tetap mengundang banyak tanya seperti penyebab terjadinya, bisakah faktor-faktor itu dikendalikan, dari mana asal-usulnya, dan apa saja tantangannya. Karena itulah, pada tulisan kali ini, saya mencoba menuliskan pengetahuan yang saya dapatkan dari sana. Selain itu, di sekeliling saya (teman & keluarga) ternyata ada setidaknya 9 kasus kehamilan dan anak kembar. Ini membuat saya semakin termotivasi untuk mempelajari dan membagikan pengetahuan yang saya dapatkan dalam tulisan kali ini. Dan pada saat tulisan ini diposting pada tanggal 19 April 2020, menandakan bahwa anak kembar kami saat ini tepat berusia 3 tahun. Sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas karunia Allah yang kembar ini, saya berbagi tulisan seputar anak kembar.

Awal mula adanya anak kembar

Kalau kita tarik benang sejarah ke belakang, fenomena kehamilan / kelahiran kembar ini bukanlah hal baru. Bahkan sejak pertama kali keluarga manusia ada, yaitu keluarga Nabi Adam ‘alayhissalam, beliau dikaruniai anak kembar setiap kali kehamilan dan kelahiran anak-anaknya, sebagaimana keterangan yang saya dapatkan dari Ibnu Katsir dalam tafsirnya atas surat Al-Maidah: 27 sebagai berikut

وَكَانَ مِنْ خَبَرِهِمَا فِيمَا ذَكَرَهُ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنَ السَّلَفِ وَالْخَلَفِ، أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى: شَرَعَ لِآدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ، أَنْ يُزَوِّجَ بَنَاتِهِ مِنْ بَنِيهِ لِضَرُورَةِ الْحَالِ، وَلَكِنْ قَالُوا: كَانَ يُولَدُ لَهُ فِي كُلِّ بَطْنِ ذَكَرٌ وَأُنْثَى، فَكَانَ يُزَوِّجُ أُنْثَى هَذَا الْبَطْنِ لِذِكْرِ الْبَطْنِ الْآخَرِ، وَكَانَتْ أُخْتُ هَابِيلَ دَمِيمَةً وَأُخْتُ قَابِيلَ وَضِيئَةً، فَأَرَادَ أَنْ يَسْتَأْثِرَ بِهَا عَلَى أَخِيهِ، فَأَبَى آدَمُ ذَلِكَ، إِلَّا أَنْ يُقَرِّبَا قُرْبَانًا، فمن تقبل منه فهي له، فَتُقُبِّلَ مِنْ هَابِيلَ وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنْ قَابِيلَ، فكان من أمرهما ما قصه اللَّهُ فِي كِتَابِهِ.

Kisah mengenai mereka berdua, menurut apa yang telah disebutkan oleh bukan hanya seorang dari kalangan ulama salaf dan khalaf, bahwa Allah mensyariatkan kepada Adab AS untuk mengawinkan anak-anak lelakinya dengan anak-anak perempuannya karena keadaan darurat. Tetapi mereka mengatakan bahwa setiap kali mengandung, dilahirkan baginya dua orang anak yang terdiri atas laki-laki dan perempuan, dan ia (Adam AS) mengawinkan anak perempuannya dengan anak laki-laki yang lahir bukan dari satu perut dengannya. Dan konon saudara seperut Habil tidak cantik, sedangkan saudara seperut Qabil cantik lagi bercahaya. Maka Habil bermaksud merebutnya dari tangan saudaranya. Tetapi Adam menolak hal itu kecuali jika keduanya melakukan suatu kurban, barangsiapa yang kurbannya diterima, maka saudara perempuan seperut Qabil akan dikawinkan dengannya. Ternyata kurban Habillah yang diterima sehingga terjadilah kisah keduanya yang disebutkan oleh Allah dalam Kitab-Nya.

Dari sini, para sejarawan muslim yang kredibel menyatakan bahwa manusia pada awalnya dilahirkan kembar. Memang sampai saat ini saya belum mendapatkan riwayat lengkap dan asli tentang hal ini, tetapi saya kira cukuplah perkataan dari Ibnu Katsir sebagai rujukan mengenai anak kembar nabi Adam, mengingat beliau selain ketat dalam urusan israiliyat dalam tafsirnya juga merupakan seorang sejarawan muslim yang karya-karnya banyak dirujuk umat sampai saat ini. Dan dari sini pula, kita dapat berasumsi, kalau kelahiran anak kembar didapat dari faktor keturunan, tentunya semua manusia di muka bumi ini memiliki potensi untuk memiliki anak kembar, walaupun menurut buku yang berjudul أطلس تاريخ الأنبياء والرسل (atlas sejarah nabi dan Rasul) karangan Sami bin ‘Abdullah al-Maghlouth, seluruh keturunan manusia saat ini merupakan keturunan Nabi Adam dari jalur Nabi Nuh ‘alayhissalam setelah diselamatkan dari bencana bah. Karena, tetap saja genetika manusia diwariskan secara turun menurun. Hanya saja problematikanya adalah seberapa besar probabilitas seorang manusia dapat memiliki keturunan berupa anak kembar secara alamiah. Dapatkan probabilitas itu dinaikkan? Karena tidak sedikit orang yang berjumpa dengan kami selalu menanyakan “apa rahasianya supaya punya anak kembar?”. Inipun saya coba cari jawabannya dalam beberapa jurnal ilmiah.

Peta sebaran keturunan Adam AS
(a) Peta sebaran keturunan Nabi Adam ‘alayhissalam yang pertama. (b) Peta sebaran keturunan Nuh ‘alayhissalam. Sumber: Atlas sejarah nabi dan Rasul, Sami bin Abdullah al-Maghlouth

Proses konsepsi janin kembar

Sebelum membahas tentang proses pembuahan janin kembar, saya ingin kita mereview kembali mengenai bagaimana janin itu terbentuk. Kita mulai dari kasus yang paling mudah dan banyak dijumpai, yaitu kelahiran tunggal. Dan perlu dicatat bahwa proses penciptaan manusia ini adalah proses yang luar biasa kompleks. Rasa-rasanya tak mungkin ia terjadi dengan sendirinya, pasti ada ‘sutradara’ hebat yang mengatur di dalamnya. Karena sampai saat ini pun masih beberapa misteri yang belum terpecahkan secara ilmiah (belum ditemukan penjelasannya) seputar proses pembentukan janin. Setelah itu kita tambahkan sedikit mengenai penemuan terbaru seputar proses pembentukan janin. Baru kemudian kita masuk kepada penjelasan mengenai janin kembar 2, lalu kita tambahkan lagi pengetahuan kita kepada janin yang lebih dari 2.

Bagian pertama, mari kita review sedikit bagaimana proses penciptaan manusia dari yang awalnya berbentuk sperma dan sel telur sampai pada kelahiran. Agar lebih mudah, tonton video animasi dan penjelasan di bawah ini.

Sebenarnya ada banyak video berkaitan dengan proses pembuahan. Video animasi lainnya dapat dengan mudah ditemukan di youtube. Selanjutnya, kita tambah pengetahuan kita akan penemuan terbaru seputar proses pembentukan janin. Penemuan yang terbaru adalah bahwa ketika sel sperma berhasil membuahi sel telur, maka ia akan memancarkan cahaya (zinc spark). Hasil pengamatan ini mereka publikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah Scientific Reports 6, 24737 (2016). Berikut ini adalah video hasil tangkapan mereka yang memperlihatkan pancaran sinar hasil proses fertilisasi.

Dari video ini, kita dapat membayangkan bahwa selama ribuan tahun manusia hidup dan bereproduksi di muka bumi, barulah akhir-akhir ini dapat dijelaskan beberapa fenomenanya. Maka tak heran jika informasi mengenai proses penciptaan ini ada di dalam sebuah kitab suci dan disampaikan kepada manusia penghuni gurun pasir yang hidup di zaman dengan tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang masih jauh tertinggal, lalu kemudian dengan keberadaan kitab suci tersebut membangkitkan potensi manusia-manusia tersebut di kemudian hari. Dan di hari ini, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dapat memahami dengan mudah apa yang disampaikan di dalam kitab suci tersebut dan sama sekali tidak ada pertentangan di dalamnya sehingga menjadikan posisi kitab suci tersebut sebuah mu’jizat bagi mereka yang mau berfikir dan menggunakan akalnya. Kitab suci itu bernama Al-Quran. Video di bawah ini adalah sebagai pelengkap informasi mengenai embriologi dalam Al-Quran yang diungkap oleh Prof Keith L Moore, seorang guru besar Departemen Anatomi dan Biologi Sel Universitas Toronto.

Selanjutnya, setelah melihat proses pembuahan normal untuk satu janin beserta perkembangannya, maka sekarang kita masuk pada pembahasan bagaimana proses terjadinya janin kembar. Agar lebih mudah memberikan gambaran mengenai proses konsepsi (conception) anak kembar, mari kita sama-sama menyaksikan tayangan berikut ini.

Dari video di atas kita dapatkan beberapa kesimpulan:

  1. Jenis kehamilan kembar itu ada dua berdasarkan plasentanya: dichorionic (dua plasenta) dan monochorionic (satu plasenta). Dua plasenta, artinya masing-masing janin memiliki plasenta sendiri sehingga jalur nutrisinya juga didapatkan sendiri-sendiri. Adapun yang satu plasenta, maka jalur nutrisinya terbagi. Boleh jadi jumlah nutrnya sama danboleh jadi berbeda. Kalau ada yang bertanya mengenai bagaimana proses yang menyebabkan ini semua, maka jawabannya ada di poin selanjutnya.
  2. Proses terjadinya janin kembar ada dua: fraternal twin dan identical twin. Fraternal twin terjadi manakala dua sel telur berbeda dibuahi oleh 2 sel sperma berbeda pula. Maka janin yang dihasilkan nanti akan memiliki plasenta yang berbeda (dichorionic). Dan jenis kelamin janin nantinya dapat bervariasi: laki & laki, perempuan & perempuan, atau laki & perempuan. Adapun identical twin, itu terjadi manakala sel telur yang sama dibuahi oleh sel sperma yang sama. Lalu terjadi proses pembelahan (split) embrio. Jika pembelahan terjadi dengan sangat cepat, maka janin nantinya berkembang dalam dua plasenta yang berbeda (dichorionic) dan dua ketuban (amniotic sac) dan jenis kelaminnya ada 2 kemungkinan: perempuan & perempuan atau laki & laki. Adapun jika pembelahan embrio tidak berlangsung cepat (relatif lambat), maka konsekuensinya adalah janin hanya memiliki 1 plasenta (monochorionic) tetapi berbeda ketuban (amniotic sac). Sampai saat ini para peneliti belum mengetahui mengapa terjadi pembelahan pada embrio.
  3. Ada masalah yang cukup serius jika dua janin hanya memiliki 1 plasenta (monochorionic). Karena hal ini dapat memicu ketidakseimbangan asupan nutrisi dan oksigen pada masing-masing janin. Apa konsekuensinya? Twin-twin transfusion syndrome (TTTS) yang disebabkan karena vascular connections (pembuluh darah yang saling terhubung) dan pertumbuhan yang tidak seimbang karena adanya tidak seimbangnya pembagian ruang nutrisi (unequal placental sharing). Dua jenis masalah ini masuk dalam kategori kehamilan dengan resiko tinggi. Berapa probabilitas terjadinya masing-masing masalah tadi dalam sekian ribu kasus kehamilah? Saya belum tau berapa besar. Nanti kalau saya dapat informasinya akan saya update. Untuk memudahkan memahami ini, silakan tonton video berikut ini.

Jadi, itulah proses bagaimana terjadinya kehamilan kembar serta beberapa ragamnya dan konsekuensi-konsekuensinya seperti jenis kelamin dan asupan nutrisi.

Lalu bagaimana dengan kehamilan yang lebih dari 2, seperti triplet (kembar tiga), quadruplet (kembar empat), quintuplet (kembar lima), sextuplet (kembar enam), dan sebagainya? Sejauh ini penjelasan mengenai proses kehamilan ganda hanya ada sampai dua saja. Artinya pembelahan embrio terjadi maksimum menghasilkan dua janin. Sehingga untuk triplet, quadruplet, dll itu merupakan kombinasi antara fraternal twins dan identical twins. Jadi, ada beberapa sel telur yang dibuahi secara bersamaan dan membelah bersamaan pula.

Dapatkah kehamilan kembar diprogram?

Pertanyaan ini banyak sekali ditanyakan saat kami diamanahi Allah anak kembar, “apa sih rahasianya biar bisa punya anak kembar?”. Saya sendiri pun tidak tau apa rahasianya. Tetapi berdasarkan penjelasan-penjelasan yang saya dapatkan seperti yang saya tuliskan di atas, maka setidaknya ada 2 cara agar mendapatkan janin kembar, baik itu fraternal twins ataupun identical twins:

  1. Genetik atau faktor keturunan. Jika ada diantara keluarga kita (ayah, ibu, paman, bibi, dsb) yang pernah memiliki anak kembar, maka ada probabilitas untuk mendapatkan keturunan ganda atau kembar.
  2. Obat penyubur. Informasi ini setidaknya kita dapatkan saat menjelaskan tentang fraternal twins, bahwa kembar dapat terjadi dari dua sel telur dan 2 sel sperma yang berbeda. Kalau sel sperma, pastilah jumlahnya banyak, tetapi sel telur biasanya hanya satu. Oleh karena itu, dengan meningkatkan jumlah produksi sel telur, tentu meningkatkan peluang dibuahinya sel-sel telur tersebut dalam satu waktu bersamaan oleh beberapa sperma. Dan untuk membuat produksi sel telur meningkat perlu ada semacam rekayasa dalam tubuh, dan itu dapat dilakukan melalui obat, salah satunya mungkin obat penyubur. Lalu apa obat penyuburnya? Yang ini saya tidak memiliki informasinya.

Adapun keluarga kami, sepertinya faktor nomor 1 yang dominan, karena bibi dari jalur ibu istri saya kembar. Dan anak kami sepertinya identical twins. Hanya saja yang tidak saya ketahui adalah apakah mereka berdua dichorionic atau monochorionic. Pernah bertanya kepada dokter di rumah sakit saat si kembar lahir, tetapi karena keterbatasan bahasa Jepang (mereka lahir di Jepang), jadi jawaban dari dokterpun kurang saya pahami.

Dari semua penjelasan di atas, kita dapati bahwa proses penciptaan manusia di dalam rahim adalah proses yang luar biasa. Bidang studi embriologi modern sebenarnya baru dimulai pada sekitar tahun 1950-an saat USG pertama kali diperkenalkan, walaupun studi-studi sebelumnya telah dilakukan sejak 1827 oleh Karl Ernst von Baer. Namun, saat itu yang diamati adalah ovum mamalia. Bayangkan, manusia sudah hidup selama ribuan tahun, tetapi studi tentang embriologi baru dimulai 1950. Oleh karenanya Al-quran menjadi sumber informasi yang luar biasa manakala di dalamnya disebutkan pula mengenai embriologi jauh sebelum ditemukannya USG. Dan tentu saja, sampai saat ini studi embriologi ini masih berlanjut. Sebagai salah satu buktinya, saya sebutkan di atas hasil penelitian terbaru mengenai adanya sinar yang dipancarkan saat sel sperma membuahi sel telur yang dipublikasikan pada tahun 2016. Dan masih ada beberapa fenomena yang belum dapat dijelaskan, seperti penyebab pembelahan sehingga menghasilnya janin kembar. Sepanjang yang saya ketahui sampai saat ini, para peneliti belum dapat menjelaskan mengenai penyebab mengapa hal itu dapat terjadi.

Wallahu a’lam bishawab

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s